Bambang Harimanto

Beranda » Artikel » Komputer » TKJ

TKJ

Jenis-Jenis Topologi Jaringan Internet

 Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.
Jenis-Jenis Topologi Jaringan Internet

Hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan (node, link, & station) disebut Topologi jaringan.

Topologi jaringan dikategorikan menjadi 5 kategori utama, yaitu :

1. Topologi Bintang (Star)

Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.
Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontrol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.

Karakteristik topologi bintang :

  • Setiap node terhubung langsung dengan konsentrator/HUB.
  • Jika HUB/konsentrator terhubung ke banyak komputer (misal HUB 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  • Topologi yang sangat mudah dikembangkan.
  • Komunikasi jaringan tidak akan terganggu jika terjadi kerusakan pada salah satu kabel atau salah satu ethernet card.
  • Menggunakan tipe kabel UTP.

Kelebihan dari topologi tipe ini adalah :

  • Aktifitas jaringan tidak terganggu jika dilakukan penambahan koneksi ke komputer.
  • Aktifitas jaringan tidak terganggu jika salah satu jaringan mengalami kerusakan.
  • Dapat menggunakan beberapa tipe kabel yang berbeda dalam satu konsentrator/HUB.

Kerugian dari topologi tipe ini adalah :

  • Memiliki HUB terpusat, sehingga jika terjadi kerusakan pada HUB, maka jaringan akan gagal beroperasi.
  • Membutuhkan kabel yang panjang.
  • Jumlah terminal terbatas pada port dari HUB.
  • Semakin banyak komunikasi data pada jaringan, maka jaringan semakin lambat.

Penanganan pada topologi jaringan ini adalah :

  • Menyiapkan node cadangan, jika salah satu node sedang mengalami kerusakan.

2. Topologi Bus

Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.
Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik (fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.

Karakteristik topologi bus :

  • Dihubungkan secara seri dan kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  • Sederhana dan ekonomis.
  • Komunikasi data yang bersimpangan pada satu kabel.
  • Tidak menggunakan HUB/konsentrator.
  • Pada setiap ethernet card diperlukan Tconnector.
  • Jika terjadi kerusakan pada salah satu node, jaringan akan down.

Keuntungan dari topologi tipe ini adalah :

  • Sederhana dan ekonomis.
  • Kabel yang digunakan sedikit.
  • Mudah untuk memperluas jaringan.

Kerugian dari topologi tipe ini adalah :

  • Komunikasi yang padat akan memperlambat jaringan.
  • Barrel konektor(penghubung) memperlemah dan menghalangi sinyal elektrik yang dikirimkan.
  • Troubleshooting yang sulit.
  • Lambat.

3. Topologi Mesh

Karakteristik topologi mesh :

  • Hubungan yang rumit antara peralatan yang digunakan.
  • Setiap peralatan terhubung satu sama lain.
  • Sulit dikendalikan karena perlatan yang terhubung sangat banyak.

Keuntungan dari topologi tipe ini adalah :

  • Fault tolerance (kesalahan dapat ditoleransi).
  • Kapasitas channel komunikasi terjamin.
  • Troubleshooting lebih mudah.

Kerugian dari topologi tipe ini adalah :

  • Instalasi yang rumit.
  • Konfigurasi ulang jika terjadi penambahan pada jaringan.
  • Biaya pemeliharaan mahal.

4. Topologi Cincin (Ring)

Topologi cincin atau yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.

Karakteristik topologi cincin adalah :

  • Node dihubungkan secara seri berbentuk lingkaran.
  • Sederhana.
  • Komunikasi dalam satu arah (kekanan atau kekiri).
  • Komunikasi down jika salah satu node mengalami kerusakan.
  • Menggunakan tipe kabel UTP atau patch kabel (IBM tipe 6).

Keuntungan dari topologi tipe ini adalah :

  • Tabrakan dapat dihindari (komunikasi dalam satu arah).
  • Komunikasi yang lebih cepat.
  • Dapat melayani komunikasi yang padat.
  • Waktu akses lebih optimal.

Kerugian dari topologi tipe ini adalah :

  • Jaringan dapat terganggu jika ada komputer yang gagal berfungsi.
  • Penambahan atau pengurangan komputer dapat mengacaukan jaringan.
  • Konfigurasi ulang yang sulit.

5. Topologi Pohon (Tree)

Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.

Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.

Karakteristik topologi pohon :

  • Interkoneksi antar sentral dengan hierarki yang berbeda.
  • Sistem hierarki (tingkatan).

Keuntungan dari topologi tipe ini adalah :

  • Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat.

Kerugian dari topologi tipe ini adalah :

  • Jika hierarki yang paling atas mengalami kerusakan, maka hierarki yang berada dibawahnya tidak akan berfungsi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s